Group Sholawat Al-Musyaffa’: -my story-

Bismillaahirrakhmaanirrakhiim…

nang_ndeso Di kampungku, desa Tegalandong kecamatan Lebaksiu kabupaten Tegal provinsi Jawa Tengah ada sebuah Madrasah bernama MDA Darul Hasanah. Madrasah ini adalah sekolah agama Islam yang pengajar-pengajarnya sebagian besar berasal dari lulusan Pondok Pesantren di Indonesia seperti Pondok Pesantren Lirboyo, Pondok Pesantren Al-Hikmah Brebes dsb. MDA ini ada 4 tingkatan yaitu kelas 1 MDA, kelas 2 MDA, kelas 3 MDA dan kelas 4 MDA. Lulusan dari kelas 4 MDA bisa melanjutkan ke kelas 1 MDW (Madrasah Diniyyah Wustho) Darul Hasanah. MDW ini sendiri ada 2 tingkatan yaitu kelas 1 MDW dan kelas 2 MDW. Jadwal sekolah ini dimulai dari sekitar jam 2 sore hingga jam 5 sore.

Syahdan..πŸ™‚

Caturwulan ketiga kelas 6 MI (SD), saya didaftarkan ayah masuk madrasah tersebut. Ujian masuknya tidak seperti SPMB,πŸ™‚, ketika itu yg mendaftar diuji membaca Alqur’an dan lhamdulillah diterima di kelas 3. Hari pertama di MDA, saya kenalan dgn beberapa teman baru, di antaranya Abd. Muidz., Syaikhul Mu’thi, Abd. Shobur. (mereka bertigalah yang kelak jadi teman dekat di MDA dibandingkan teman lainnya. hahaha) .. masih jelas terngiang waktu itu hari pertama masuk MDA, hri itu pelajaran Tarikh (sejarah Nabi Muhammad SAW -diambil dari kitab Nurul Yaqin-), waktu itu saya nanya ke Muidz, “idz, kae apa sih judule?” (idz, itu apa sih judulnya?). Saya nanya judul dari tulisan arab tak berkharokat yang ditulis ustadz Tomolawi di papan tulis. “kae judule tarekh, hurupe ta’, alif, ro’, ya’, karo kha”, jawabnya. Tak tahu kenapa, meskipun ‘adegan’ tersebut cuma satu dari tak hingaa banyak cuplikan ‘adegan’ dalam hidupku, namun tersimpan amat jelas dalam ingatanku.

Ada sebuah bacaan yang dibaca ketika kami akan mulai belajar di kelas :

“Asyhaduallaailaahaillallaah, Waasyhaduannamuhammadarrasuulullah. Nakseni kulo lan nekadaken dulo satuhune ora ana pangeran ingkang wajib dipun sembah kelawan haq ingdalem wujude nanging gusti Allah, lan kulo nakseni malih bahwa kanjeng nabi muhammad wong arab, wong lanang lan wong merdeka anak putu adam puniko dados utusanipun gusti Allah, dipun utus tiyang sealam dunya.”

Artinya:
“Asyhaduallaailaahaillallaah, Waasyhaduannamuhammadarrasuulullah. Aku bersaksi dengan kesadaranku bahwa tidak ada tuhan yang wajib dan berhaq disembah kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu dari bani arab, laki-laki, merdeka, anak cucu adam, yang menjadi utusan Allah, yang diutus untuk seluruh alam.”

Ok, cukup segitu deh pembukaannya.. (lohh, baru pembukaan toh?)πŸ™‚

Setelah beberapa hari di MDA, saya jadi tahu bahwa ada Group Sholawat yang sedang dirintis. Waktu itu personelnya adalah senior-senior dari MDW. Media yang digunakan belum berupa Kencer, namun masih menggunakan media ‘kencernya’ Tim Qasidah (bentuknya ada yang kecil dan ada yang besar). Sholawat/ doa yang sering dilantunkan ketika itu adalah “Ya ALLAH bihaa,,Ya ALLAH bihaa,,Ya ALLAH bikhusnil khotimah,,,”

hadrah-1

Gambar di atas bukan gambar Group Sholawat Al-Musyaffa’. Gambar di atas hanya gambaran saja seperti apa suasana Group Hadrah yg sedang ON. Oiya, ada info lagi, Hadrah yang biasanya dimainkan oleh wong tua jaman dulu lebih dikenal dengan nama Syrakal / Terbang Srakal.

Dalam perkembangan selanjutnya, ustadz Ali Masduqi memperkenalkan Ilmu (menabuh) Hadrah/Kencer yang ia miliki. Beliau mengajarkannya ke mas Alim dkk senior MDW. Karena mereka latihan Hadrah sekitar jam 5 sore (segera setelah jam pulang madrasah), jadilah saya nontonin mereka..:D kombinasi suara yang dihasilkan benar-benar bagus, sayang untuk dilewatkan.. apalagi diiringi lantunan shalawat. InsyaAllah berkah…πŸ™‚

Karen konon group shalawat ini akan beralih dari (media) Qasidah ke Hadrah, maka syaikhul, muidz dan saya diajak untuk bergabung menjadi backing vocal Group Sholawat ini. Katanya sih anak yang belum baligh suara-suara masih “kinclong” alias bagus,πŸ™‚ tapi memang bener lowh !. Akhirnya kami bergabung dengan Group Sholawat Darul Hasanah ini. Official Group sementara masih dipegang ustadz Ali Masduqi.

Setelah beberapa kali tampil dimuka umum (bahasa keren -e roadshow lahh,πŸ˜‰ ), saya diminta mas Alim untuk menjadi salah satu vokalis, mungkin krna suaranya masih jernih khas anak yg belum baligh…:D Sebelum itu, pernah juga saya dan Andri (backing vocal) membawakan Tari Jipin mengiringi sholawat Robbahu Inna Munaayaa…πŸ˜€

Group Sholawat ini berganti nama baru sekali, yaitu dari nama awalnya Group Sholawat Darul Hasanah menjadi Group Sholawat Al-Musyaffa’.

Nama Tim : Darul Hasanah
Vokalis: Abd. Ghofur, Marjuqi R., Iwan Kusmoro, Lukman Hakim
Backing Vokal: Syaikhul M., Abd. Shobur, Abd. Muidz, Andri
Kencer/Hadrah: Amarullah, Mualim Zuhri, Tamlikho, Thoro
Bass: Ali Zahyudin

Nama Tim : Al-Musyaffa’
Vokalis: Abd. Ghofur, Muzaki, Mualim Zuhri, mba Iroh, mba ii,
Backing Vokal: Istikharoh, Ikhda Mardikani M., Iyan.
Kencer/Hadrah: Marjuqi R., Syaikul M., Iwan Kusmoro, Abd. Muidz / Abd. Shobur
Bass: Andri/ Yahya

Nama Tim : Al-Musyaffa’ II
Kencer : Gunawan, Fikri, Rifqi, Nanda / Fiqih
Bass : Akbar

group almusyaffa

Pada masa Group ini bernama Al-Musyaffa’, kami pernah melakukan inovasi dengan mendatangkan mas Kholiq (blok krajan Tegalandong) sebagai pemain Piano. Namun tidak bertahan terlalu lama. Sebelumnya pernah juga kami mengikutsertakan Drum (yahya), namun karena repot mobilisasinya (dan alatnya memang sudah rusak) akhirnya drum juga tidak digunakan lagi. Pernah juga kami berkolaborasi dengan dalang wayang (pak Rono, guru SMAN 1 Tegal) dalam sebuah cerita Islami yang ditampilkan di Rumah Dinas Bupati Tegal.

Dulu kami pernah mengikuti lomba Hadrah di tingkat kabupaten/ kecamatan (agak lupa) yang diselenggarakan oleh LASQI. Kami harus puas duduk di tempat kedua sebab juara pertama diraih oleh Group Sholawat Al Mar’ati, yg merupakan group Qasidah berpersonel perempuan semua, usia (sekitar) anak SMA.

Group Sholawat Darul Hasanah ini alhamdulillah masih terus eksis dilanjutkan oleh adik-adik kami…

Kencer : gunawan, fikri, rifqi, nanda / fiqih
Bass : akbar

( to be continued..)

DSC_0011[1]

DSC_0010[1]

33 thoughts on “Group Sholawat Al-Musyaffa’: -my story-

  1. ck..ck..ck..Wah Juqi, selamat ya. keren euy, sayang di kampus masih jarang grup sholawat ya…
    jd pengen pulang,😦
    kapan nih rencana Go International? hehe..
    ttp Smangat deh dlm bersholawat!
    oia, skalian mo ngucapin Met Idul Adha ya…πŸ™‚

  2. @eka,

    iya ca,go internasional?? haha, bisa aja.
    ntar deh, klo memang trjadi, jq bakal kasih kabar2nya..πŸ™‚

    met idul adha juga ya,
    semoga 1 tahun yg lalu dan 1 tahun yg akan datang diampuni semua dosa kita yg ada, serta dikaruniai rahmat dan ridhoNya selalu,,,amiin..

  3. menawarkan rebana buat banjari dan hadrah
    bila berminat hubungi saya andre 031.71695768 atau
    081.231645592

  4. @andre

    maturnuwun kangge informasinipun njih,,πŸ™‚
    yen bade tumbas brarti teng surabaya to? ;p

  5. @bocah ogal gaul ,

    Yang paling utama: Guru. Dan pastikan ia memiliki jalur keguruan yang jelas kepada ulama2 trdahulu. Mudah2an mendapat berkah.

  6. Salam hangat dari saya… saya terus terang ketika lama merantau di negeri orang ada semacam kerinduan yang amat sangat terhadap kegiatan hadrah yang sudah pernah saya ikuti di kampungku, tegalandong. Nah, selama diperantauan, saya sering mencari tahu informasi tentang keberadaan group hadrah dimana saya berdomisili Pernah pada waktu itu ketika saya berdomisili di Ciputat, saya sempat bergabung dengan group hadrah, tapi perjalanannya tidak lama karena saya hijrah lagi ke Bekasi. Sampai sekarangpun kerinduan itu masih terpendam dalam2 di sanubariku. Inilah mungkin kekuatan sholawat yang dapat membangkitkan jiwa/spiritualtas yang gersang untuk menuju oase keimanan yang sejuk dan teduh.

  7. Saya ikut senang dengan keberadaan blog ini yang di komandoi kang masjuqi. Inilah sebagai media komunikasi dalam dunia maya paling efektif. Namun saya rasa akan lebih terasa manfaatnya jika silaturrahmi yang selama ini terjalin di dunia maya dapat dimanifestasikan dalam dunia realita. Artinya saya mengharapkan ada semacam pertemuan dengan kawan2 yang selama ini tergabung dalam blog ini. Selain itu juga saya punya usul, bagaimana kalo kang masjuqi juga membuat satu blog lagi khusus membahas tentang desa kita,tegalandong. Saya pernah usul juga lewat kepala desa tegalandong, abdullah, intinya sich beliau mendukung tapi mungkin beliau punya kendala teknis pengoperasian blog karena SDM-nya terbatas. Kemudian konten dari blog itu juga harus memuat artikel2 yang berbobot yang temanya tentang gagasan2 brilian bagaimana untuk memajukan desa tegalandong.

  8. @ms toro,

    Sholla ‘Ala Muhammad..! akhirnya ktemu lagi, walaupun lewat blog..πŸ™‚

    Iya ms, pd prinsipnya sy juga stuju. Ini dah saya daftarkan blog di wordpress, coba cek http://tegalandong.wordpress.com/. Namun blm ada isi postingan dan sebagainya.

    Ms punya akses informasi mengenai data-data desa kita ini?

  9. Al hamdulillah…….. shallallahu ‘ala Muhammad ! Shalawat diiringi merasuk dan bergerinjing terus bergema dimanapun tempat ! Jangan lupa yah…. kelak dewasa kalo kita punya kelebihan…. sisihkan biar Al Musyaffa terus berkibar tinggalan kita-kita untuk membangun generasi-generasi pasukan Rasulullah. Amin.

  10. Terimakasih atas respon positif dari kang juki. Ya syukurlah kalo ente men-support gagasan ane. Untuk masalah konten dari blog yang ente buat (http://tegalandong.wordpress.com), sejauh ini saya baru tahu dari via website atau searh engine, data tegalandong coba bisa di klik di wikipedia.com, terus untuk mencari peta bisa via google map/google earth. Tapi saya kira yakin masih kurang lengkap, alangkah bagusnya sich untuk mencari data primer memang harus terjun langsung ke lapangan, yaitu meminta langsung ke pihak kelurahan tegalandong.Kalo kontennya sudah siap entar ene kirim artikel tentang tema2 membangun desa tegalandong. GOOD LUCk

  11. Assalamu’alaikum
    Buat Kang Alim

    Allahu Akbar … 3x, Alhamdulillah panji2 solawat masih berkibar di antero tegalandong. Ane sangat bangga dengan peran kang alim di dukuh sabrang khususnya yang berjuang tidak henti2nya untuk mensolawatkan masyarakat dan memasyarakatkan solawat. Pemuda seperti ente adalah harapan agama, harapan negara, harapan masyarakat dan tentunya harapan mertua juga..he..he.. Berjuang teruslah wahai pasukan Rasulullah !

  12. wah, blogku dikunjungi akang-akang nih..hehehe..

    @kang Alim,

    insyaAllah, darul hasanah dan al-musyaffa tidak akan prnah terlupa bagiku, sebagai tempat menuntut ilmu dan menempa diri. insyaAllah sy kelak akan ikut berkontribusi. nyuwun pandongane mawon ben kabeh urusan diparingi lancar tur berkah, amiinn..

    @kang Torro,

    sbenarnya kita udah punya link nih ms. yaaa, ms Alim dan kawan-kawan yang masih ada di tegalandong ini. bagaimana ms Alim..??πŸ™‚

  13. Mz juqi,klo bs d tMbhin lg dong nma2 pnerus al-musyafa..
    Kencer:gunawan,fikri,rifqi,aq sndri
    namun krna aq mw nyntri d krapyak,aq d gnt’n oleh fiqih
    bass:akbar

  14. wah seneng ya generasiku saiki, jamanku mbiyen laka computer. tapi aku seneng ndelenge walaupun saiki ya aku adoh nang surabaya, bokan ana wong galandong nang surabaya monggo mapir

  15. semoga slalu terdepan,membawa pemuda pemudi dlm hal yg postif..tegalandon krajan best of the best..

    Hendra wasis w
    anggota fortif 2004

    ttd

  16. assalamualaikum ………
    kulo njih rumaos bingang saged kepanggih rencang meskipun lewat dunia maya …..mugi2 SAGED
    ndadosaken kesaenan,,,,maju terus Generasi Tegalandong …..berpikir fositif kangge kemajuan Desa……….

    salam Ali murtadlo

  17. menghadapi pilkades Tegalandong……………….
    bersatulah pemuda untuk memilih pemimpin yang amanah………….
    berintegritas,berdedikasi………..pilihan anda menentukan Tegalandong Ke Depan……….jangan sampai Nurani dikalahkan dengan menjual diri!!!!!!!!!

  18. @Ali Murtadlo,

    sepakat kang,, mari terus kawal proses ini dan jangan mudah terpengaruh dengan janji-janji, lihat rekam jejak si calon, amanah atau tidak.

  19. Setelah kita merasa lebih berumur,pasti akan datang saat kita merindukan masa kecil kita yang teramat menyenangkan jika kita ulas kembali..
    Regenerasi jangan sampai putus,
    Karena sholawat negara selamat

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s