Catatan Majelis Rasulullah SAW -1-

Bismillahirrakhmaanirrakhiim..

Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, Jalla Wa’ala. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan ke hadirat junjungan kita, penghulu para rasul, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam..

Berikut ini catatan (ilmu) yang saya dapat ketika menghadiri Majelis Rasululah SAW. pada malam selasa kemarin (15 Des.2008). Semoga bermanfaat bagi saya dan rekan-rekan pembaca semua..amiinn..


1. Sabda Rasulullah SAW: “Sungguh Islam itu mudah, tiadalah yang memaksakan dirinya maka ia akan kalah. Maka berbuatlah sewajarnya, dan mendekatlah pada perbuatan baik. Dan ketahuilah kabar gembira pada amal-amal, dan mohonlah (berdoalah) pada pagi hari, sore hari dan sebagian waktu akhir malam.”

<Shahih Bukhari>

Dalam menjelaskan hadits ini Habib Munzir memberi pemisalan jika seseorang mengerjakan sholat malam (yg sunnah) terlalu berlebihan sehingga sholat subuhnya (yg wajib) malah kesiangan. Inilah yang dimaksud dalam hadits ini dengan “..ia akan kalah“. Dengan hadits ini pula Habib Munzir menjelaskan adanya 3 waktu yang menjadi waktu-waktu maqbulnya sebuah doa.

2. Dalam setiap sesuatu yang tidak mengenakkan/ menyenangkan bagi kita (manusia), maka padanya ada keberkahan yang besar. Habib Munzir menceritakan bahwa ada seorang ayah yang memiliki 3 orang anak. Namun oleh Allah Ta’ala ketiganya ditakdirkan mati mendahului ayahnya. Bisa dibayangkan bagaimana sedih dan pedihnya seorang Ayah yang ditinggal mati 3 orang anaknya, yang tentu amat disayanginya. Maka, Allah Ta’ala membuatkan hijab baginya (sang ayah) dari api neraka. Itulah salah satu bentuk keberkahan yang diberikan Allah Ta’ala.

3. Sholat sunnah wudhu dilakukan segera setelah berwudhu. Dan sebaiknya tidak berbicara di antara wudhu dan sholat sunnah wudhu tersebut.

4. Bagi yang belum mampu melaksanakan Sholat Tahajud, Sholat Witir 3 rokaat sehabis Isya bisa menjadi “pengganti” nya. Dengan kata lain Sholat Witir tersebut dianggap juga sebagai Sholat Qiyamullail.

5. Suatu amal kebajikan lebih disukai jika ia bersifat continue/ berkesinambungan. Dan akan lebih baik lagi jika ia terus ditingkatkan.

6. Saat-saat terdekat seorang hamba dengan Allah Ta’ala adalah ketika ia sujud. Hati-hati dengan kata “dekat”!! Kata ini tidak berarti dhohir seperti dekatnya ibu jari dengan jari telunjuk, misalnya. Ingat bahwa Alah Ta’ala memiliki sifat Mukhalafatul Lilkhawaditsi yang berarti Berbeda Dengan Makhluknya.

7. Islam itu mudah. Yang membuat (merasa) sulit adalah hawa nafsu.

8. Hadroh itu diperbolehkan. Ia sudah pernah dilakukan langsung di hadapan Rasulullah SAW dan Rasulullah SAW tidak melarangnya.

9. Anjuran untuk memperluas daerah wilayah wudhu. Yaitu membasuh tangan hingga sedikit di atas siku, membasuh seluruh kepala, membasuh kaki hingga pertengahan antara mata kaki dan lutut dan menyempurnakan membasuh muka.

10. Nabi Muhammad SAW lahir beberapa saat sebelum subuh.

11. Orang yang memberi nafkah kepada keluarganya maka ia mendapatkan pahala.

12. Hayati dan hadirkan kemuliaan-kemuliaan ibadah, dan tebarkanlah.


Demikian. Walillaahittaufiq..

7 thoughts on “Catatan Majelis Rasulullah SAW -1-

  1. @syaikhul,

    alhamdulilah, akhirnya muncul lagi nt uL..πŸ™‚
    sempet bingung waktu pgn ngambil foto2 hadrah, lahh blog e nt weruh2 laka..haha2..yawis uL.. wehh, tukeran link ya..

  2. hadrah tuh apa juqi? dibales disini aja atuh jangan di blog orang lainπŸ™‚

    nt udah lama ikut majelis rasulullah itu… yah baguslah, berarti nt seorang pencari ilmu… tapi hati2 ya, kata ipur (dia punya salahh satu kitab mereka), didalemnya banyak bid’ah2 yang dilegitimasi dengan hadits2 dha’if…

    coba tanya ipur deh…

  3. @kamal,
    ttg hadroh ya, ini mas..
    https://kangmasjuqi.wordpress.com/2008/12/01/group-sholawat-al-musyaffa-perjalananku/

    wah, kalau ttg statement2 mas di atas, alangkah baiknya jika kita kopi darat saja. saya juga trtarik untuk melihat kitab yg ms ipur pegang..πŸ™‚

    btw, blog mas saat ini koq gak bisa diakses sih??

    @syaikhul,
    ok, aku balik dina kemis ngesuk uL. aja klalen sowan marang ustadz ali masduqi ya..πŸ™‚. aku rncanane pan sowan juga kyeh. ehh, bokan ngko aku esih ng umah ya bareng bae wis sowane ya..

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s