Catatan Majelis Rasulullah SAW -2-

Bismillahirrakhmaanirrakhiim…

Segala puji (yg brjumlah 4) hanya milik Allah Ta’ala Tuhan sekalian alam. “Allaahu laailaaha illa anta, kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wawa’dika mastatho’tu, abu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu’u laka bidzanbi, faghfirlii, innahuu laa yaghfirudzdzunuuba illaa anta, ya Allah…”. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabiyyuna Muhammad SAW, Ya Sayyidarrusli Ya Thahir..

Berikut ini adalah catatan yang saya buat ketika menghadiri Majelis Rasulullah SAW tadi malam (22 Desember 2008). Semoga bermanfaat bagi diri saya pribadi dan rekan-rekan pembaca..amiin.

1.Bahwasanya saat-saat sholat adalah saat-saat teragung dan termulya dalam kehidupan seseorang di mana ia bertemu dengan Tuhannya, Allah Ta’ala.

2.Bahwasanya barangsiapa yang rindu bertemu dengan Allah Ta’ala maka sesungguhnya Allah Ta’ala pun rindu bertemu dengannya.

3.Bahwasanya di alam kubur nanti kita akan mendapatkan cobaan berupa pertanyaan. Ada banyak versi tentang pertanyaan di alam kubur tersebut namun yang paling banyak diriwayatkan adalah pertanyaan yang menanyakan kepada si mayit, “Bagaimanakah pendapatmu/pengetahuanmu akan orang itu (Muhammad SAW)???”. Alangkah bahagianya orang-orang yang mencintai Nabi Muhammad SAW.

4.Bahwasanya Nabi Muhammad SAW beradab dalam melaksanakan sholat. Sholat adalah menghadapnya seorang hamba kepada Tuhan, Allah Ta’ala.

5.Bahwasanya kesempitan rizqi adalah dikarenakan: tidak menyantuni anak yatim, tidak menyantuni atau tidak mengajak untuk menyantuni faqir miskin, terlalu mengagung-agungkan harta seolah harta adalah segala-galanya.

6.Bahwasanya penyesalan di hari pembalasan itu tidak akan ada artinya. Pada hari itu tiap manusia tidak dapat menambah amal baiknya sedikitpun serta tidak dapat mengurangi/menghapus dosanya sedikitpun.

7.Sholat itu memiliki Ruhani dan Jasmani. Ruhaninya Sholat adalah Menghadap Allah Ta’ala sedangkan Jasmani Sholat adalah Menghadap Kiblat.

8.Kebanyakan manusia itu jika diberi rizqi maka ia mengatakan: “Allah Memuliakanku../Allah berbuat baik padaku..” Namun jika rizqinya dikurangi sedikit saja maka ia mengatakan:”Allah Menghinakanku../Allah berbuat tidak baik kepadaku..”

9.Tentang sebuah hadits Nabi SAW yg mengatakan bahwa Nabi SAW menyentuh istrinya, ‘Aisyah R.A., kemudian sholat tanpa berwudhu kembali yg diriwayatkan oleh ‘Umrah, itu diDhoifkan oleh Imam Bukhari. Imam Bukhari mengatakan bahwa ‘Umrah tidak pernah bertemu dengan ‘Aisyah R.A. . Perlu diingat bahwa dalam dunia Muhadditsin ada semacam peringkat, yang mana seorang Muhadditsin bisa lebih kuat untuk dipegang hukum2nya dibanding Muhadditsin lainya. Di sini Imam Bukhari sudah termayhsur dengan keshahihan hadits2 Nabi SAW yang ia sampaikan. Maka fatwa2 nya pun bisa dijadikan hujjah kaum muslimin. silakan baca juga INI.

10.Jiwa-Jiwa Yang Tenang ->jiwa-jiwa yang asyik mengagungkan nama Allah Ta’ala.

Demikian.

Walillahittaufiq..

One thought on “Catatan Majelis Rasulullah SAW -2-

  1. duh, dari masalah BHP di anakUI.com akhirnya mampir di sini. cukup mendamaikanlah, salam kenal aja ya…

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s