Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada

Itu menjadi judul lagunya Chrisye (Alm) feat. Ahmad Dhani. Namun bukan tentang mereka atau tentang lagu brjudul “Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada” tulisan ini dibuat.

Tulisan ini berkaitan dengan adanya umat islam yg dalam ibadah kesehariannya masih brprinsip Surga-oriented alias mencari Surga, dan belum Ridhollahi-oriented alias mencari Ridho Allah. Surga yg dipenuhi kenikmatan tiada tara, yang kenikmatannya tak pernah terlihat oleh mata manusia, tak pernah terlintas dalam benak manusia. Surga yg di dalamnya berbagai fasilitas tersedia jauh melampaui fasilitas yg prnah ada di dunia. Surga yg di dalamnya terdapat janji kehidupan yg abadi bagi penghuniya dari Sang Maha Abadi dan Maha Berkehendak.

Habib Munzir Al-Musawa (Pimpinan Majelis Rasulullah SAW.) dalam pengajian tadi malam menegaskan bahwa kita merindukan Surga semata-mata karena mengharap Ridho Allah SWT. serta karena Surga merupakan tempat orang-orang yg dicintai Allah SWT. Maka apakah kita tidak ingin menjadi salah satu penghuni tempat, yang mana tempat tersebut merupakan tempat orang-orang yg dicintai dan diridhoi Allah SWT., tempat para shalihin, tempat para Nabi dan Rasul??

Andaikan Neraka dengan segala murkaNya merupakan tempat orang-orang yang dicintai Allah SWT., serta andaikan Surga dengan segala kenikmatanNya merupakan tempat orang-orang yang dimurkai Allah SWT., maka lebih utamalah mengharap untuk dicintai Allah SWT., cinta dari Sang Maha Memiliki Cinta, daripada memilih untuk menerima kenikmatan yg disertai dengan murka Allah SWT.

Jadi, tidak masalah jika Tidak Ada Surga dan Neraka, asalkan Ridho dan Kasih Sayang Allah SWT. tetap ada, dan kita menjadi salah satu manusia yang meraih cintaNya. amiin,,,, ya Allah…


Ilahii lastu lilfirdausi ahlan..

Walaa aqwa ‘alannaril jakhiimi..

Fahabli taubatawwaghfir dzunubi..

Fainnaka ghoofirudzanbin ‘adziimi..

28 thoughts on “Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada

  1. apik Juk, postingane…. Good…
    Eh Juk, ika wis sms koen ra?, jare de’e arep ngundang kowe ng acara nikahane..kaya’e na sg atine ancur kyeh.hehehe…

  2. iya blog ku kui…
    y oh, teka.
    angger aku mbuh, kaya’e tgl kuwi no kuliah lapngn, kowe ngejak muid wae…sg atine pada bae ancure. hehehe…Yo ws guyon

  3. @syaikhul,

    haha, semprul nt ul.

    yen bisa ta nt teka ul, kanca batir awit cilik kan,
    awit mda sampe kaplak. hehe..

    yawislah, aku ta ngarepe aku, nt, muid, dkk sing liyane bisa pada teka..πŸ™‚

  4. bismillaah..

    assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh
    suatu hari al ustadz Ibnu Saini berkata, surga adalah tempat asal manusia, tempat awal ayah dan ibu mereka, adam dan siti hawa…
    maka adalah wajar jika kita rindu padanya,
    rindu kembali pada tempat asal kita,
    dan berharap untuk bisa sampai kesana… kelak…

    pun dalam sebuah riwayat shohih,
    setiap akhir sholat kita disunnahkan membaca doa agar dapat dilindungi dari azab neraka…
    allaahumma inni a’udzubika min adzaabil jahannam…

    wallaahu a’lam bisshowab

    oiya jq
    kemaren ws kroscek sama rousta…
    ttg silsilah wali songo…
    kata rousta yg jawanya juga kental banget…πŸ˜€
    sepengetahuan dia, beberapa orang wali songo memang dari tanah arab atau sekitarnya,
    namun beberapanya bukan…
    kayak fatahillaah, apakah dia seorang arab?

    allaahu ta’ala a’lam…

  5. @awis,

    wa’alaykumsalam wa rohmatullaahi wa barokaatuh,

    benar ws, bahkan dalam do’a (yg dikenal orang jawa sbg do’a sapu jagat), jelas menggambarkan bhwa kita memang selayaknya dan seharusnya brlindung kepada Allah SWT dari siksaNya.

    “rabbana atiina fiddunya khasanah, wa fil akhirati khasanah, wa qina ‘adzaaban naar”. (wa qina ‘adzaaban naar = dan jauhkanlah kami dari ‘azab neraka)

    sbg analogi, ketika masih belajar sholat wajib waktu kecil dulu, seringnya jq sholat ya dikarenakan disuruh orang tua, belum mmahami spenuhnya arti kewajiban sholat. kemudian meningkat ke pemahaman bhwa sholat itu wajib bagi umat Islam, apalagi ketika itu sudah baligh. Dan selanjutnya meningkat lg mnjadi pemahaman bhwa sholat adalah “kebutuhan” kita sbg hamba. Allah SWT exactly tidak butuh sholat kita. begitulah proses pemahaman yg jq lewati ttg sholat wajib.

    pemahaman ttg surga dan neraka yg jq tuliskan pada postingan di atas (paragraf 3) berada pd tingkat trtentu. dan itupun bukan hasil dari pemikiran jq, namun ilmu dari guru jq -Habib Munzir Al Musawa-, yg tentunya berasal juga dari guru beliau -Habib Umar bin Hafidz-, dan guru dari guru beliau, hingga guru dari semua guru para Habaib, Muhammad SAW.

    ttg fatahillah, apa maksud ws fatahillah = sunan gunung jati? setau jq beliau berdua adalah 2 orang yg brbeda. Sunan gunung jati (syarif hidayatullah) hidup pada masa kerajaan demak bintoro baru brdiri (masa raden fatah), sdgkan fatahillah hidup pd masa sultan trenggono.

    wallahu a’lam bishshowab..

  6. Wis, ora usah ngeributi kaya kue. Sing penting dibiasakna bae ndisit Sembah Yang sabisane. sing arane ikhlas tah engko. sing penting jalanna bae ndisit. loken iya, ana wong ora tahu sembahyang ujug-ujug nglakoni sembahyang langsung bisa ikhlas. Tai Bedil kue tah!

  7. @muiz,

    ya, setuju kang.

    btw, tai bedil kue panganan apa??
    tai mendil maksude sampeyan ndean yahh?? ;p

    huahaha,,

  8. assalaamu’alaykum,

    wallaahu a’lam deh,
    ws dulu nda konsen kalo belajar sejarahπŸ˜€
    btw, wali songo itu yang ada pake ilmu2 kah?

  9. @juqi
    Mangstab tuh yg disampaikan sang Habib. Ada beberapa tingkatankan ya? Amar ma’ruf nahi munkar karena mencintai Allah, karena takut siksa Allah, dan karena ingin masuk surga.

    @awis
    iya, wali songo itu yg pake ilmu2an. Ilmu agamaπŸ˜€ .

  10. @agung,

    ya mas agung.πŸ™‚.
    kemarin sy akses blog njenengan via hp wktu di perjalanan menuju depok.πŸ™‚

    welcome back ms.. hehe.

  11. @ms ilyas,

    Wa’alaykumsalam….

    Alhamdulillah kbr baik ms. sampeyan blogging sing tmpt kerja yah?? apa sing kampus?? 152.118.*.* … wah…wah.. hehe..

    ehm, pengen nanggepi kyeh ms.

    Salah satu poin pnting pd postingan di atas bisa diwakilkan dgn 2 baris code berikut:

    Syurga = new RIDHO_KASIHSAYANG_ALLAH_SWT();
    Neraka = new MURKA_ALLAH_SWT();

    /*
    *Syurga is just instance of RIDHO_KASIHSAYANG_ALLAH_SWT
    *Neraka is just instance of MURKA_ALLAH_SWT
    */

    // Kanjeng Nabi Muhammad SAW. is another case of
    // instance of RIDHO_KASIHSAYANG_ALLAH_SWT thd.
    // Seluruh Alam.

    paragraf 3, sama sekali tidak mengatakan bhwa kita tdk butuh syurga.

    paragraf 4, trdapat kata yg trcetak tebal. kenapa di-bolded? karena sy sadar bhw pd kenyataannya adlh brkebalikan dari pengandaian yg saya tulis.

    paragraf terakhir, mmberi arti lain bhwa bisa saja Allah SWT membuat instance lain dari RIDHO_KASIHSAYANG nya untuk kita, JIKA (sekali lagi JIKA) mmg syurga dan neraka tak prnah ada.

    ~oiya, tukeran link yuk ms..

  12. Sama-sama juk
    Oh bikin lambat toh, udah aku disable snap nya.
    Oke juk kita tukeran link. Link ente udah aku pasang.

    Aku setuju dengan kang mas Juki, surga adalah salah satu bentuk ridha Allah ke pada hambanya. Yang aku baca dari blog ente juga bener ga serta merta mengatakan ga butuh surga. Tetapi kemudian yang bikin aku tergerak untuk menulis tulisan ini adalah bahwasanya banyak tulisan lain yang kemudian tegas-tegas mengatakan bahwa mereka tidak butuh surga dan mereka tidak takut neraka.

    Tulisan ini untuk memperjelas saja bahwasanya sebagai seorang muslim sah-sah saja mengharapkan surga dan takut dalam beribadah dan tidak ada hubungannya dengan tingkat keimanan seseorang. Karena dari dalil dan nash-nash Al Quran dan Hadits bahwasanya Rosul, para sahabat dan orang shaleh mencontohkan demikian.

    Kalo dari blog kas mas juki, benar yang menarik perhatian saya adalah paragraph 4. Daripada berandai-andai pada sesuatu yang tidak jelas keteranganyan, lebih baik kita berpegang pada yang jelas yaitu Al Quran dan Hadits. Kita pasti setuju kan kalo berpegang pada dua itu tidak akan tersesat selamanya. Gitu ga kang mas?

    Dan satu lagi yang juga menjadi perhatian saya adalah jawaban kang mas juki dari komentar awisawisan. Saya takutnya orang yang membaca berkesimpulan bahwa ada korelasi antara mengharapkan surga dengan rendahnya tingkat keimanan. Disitu juki mencontohkannya dengan keadaan kita waktu kecil yang kurang ikhlas dalam menjalankan shalat karena disuruh orang tua. Sedangkan Rasulullah saw dan para sahabat r.a pun mengharapkan surga dan takut neraka. Takutnya terjadi salah implikasi spt berikut
    A => B
    B => C
    Kesimpulan A => C

    A = Rasulullah saw dan para sahabat ra
    B = Masih mengharapkan surga dan takut neraka
    C = Belum mencapai keimanan yang hakiki atau tinggi lah

    Sekali lagi ini hanya ketakutan aja juk karena bisa jadi kita bisa salah menyimpulkan, apalagi kemudian banyak tulisan yang lain yang jelas mengkhawatirkan saya.

    Wallahu ‘alam

  13. @ms ilyas,

    wah, iya mas, saya lupa bhwa tidak semua pmbaca blog adlh sprti ms ilyas, awis, dkk lainnya di atas, yg mampu menyaring dan tidak serta merta membuat korelasi yg brbahaya. maturnuwun ms telah diingatkan..

    btw, link blog ms juga telah sy tmbahkan..πŸ™‚

  14. @ms liyas,

    web sintesa saiki sing nyekel gigih ms,
    njaluk bae maring bocahe..πŸ™‚

  15. Allah SWT. Pencipta dn Penguasa sluruh isi alam mnetapkn pahala&ganjaran surga bagi org yg bjln di garis-Nya,dn dosa serta hukuman neraka kpd org yg jahat dan melanggar ketentuan-Nya.kalo ada org yg bertanya,”utk apa ada pahala dan dosa,utk apa ada ganjaran dan hukuman???:”itu pertanyaan yg keliru.Yg benar pertanyaannya justru sebaliknya,
    “mengapa tdk ada pahala&dosa,tidak ada ganjaran&hukuman??Mengapa disama ratakan org yg berbuat baik dan jahat??Apakh sama di hadapan Allah,??pembunuh,perampok,pemabuk dg org yg suka mnolong,bermanfaat buat msyarakat,???

  16. @yuyu,

    titik inti yg ingin sy tekankan pd artikel sy di atas sprtinya tidak brhasil mbak’ yuyu tangkap…

    but thanks for your interest..πŸ™‚

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s