Maksiat Ngga Bosen, Masa’ Taubat Bosen..?

Bismillaahirrahmaanirrahiiiiiiiiim…… Bittiba’i Rasulillahi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam…

Siapa sih manusia yang tak pernah berbuat maksiat/dosa..? Semua manusia kecuali orang-orang yg memang dijaga oleh Allah SWT. tentulah pernah melakukan maksiat/dosa.

Mengenai dosa,

1. Dosa. Satu dosa sudah cukup bagi Allah SWT untuk dijadikan  alasan menghukum seorang hamba di dalam neraka-Nya (Hb. Mahdi Bin Muhammad Al-Hiyed, Tegal dlm HBH @dusun Sabrang, Tegalandong, September 2009).

2. Dosa. Sujud 1000thn lamanya di atas bara api belum ada apa2nya untuk menebus satu dosa..(Hb. Munzir bin Fuad Al-Musawa, Desember 2009).

Lalu, kenapa kita harus memikirkan dan merisaukan dosa yg kita perbuat? kenapa kita harus bertaubat??

Pertama, karena Allah SWT senantiasa memerintahkan kita untuk selalu bertaubat. Perintah ini banyak termaktub dalam Al-Quranul Karim.

Kedua, karena sungguh kita ini tidak layak bermaksiat kepadaNya di kolong langit ini dgn segala anugerah dan kenikmatan yg telah, sedang dan akan kita terima dariNya, pemilik tunggal 100% alam semesta termasuk kolong langit ini. Kita tdk punya saham barang 0,0…1 % pun dari kepemilikan alam semesta ini. Lahh piye tho, memangnya kita ini siapa..? Bisa apa..?

Ketiga, coba renungkan, kita hidup akan selama apa..? Toh nanti juga bakalan jadi seonggok bangkai tak berguna, toh nanti juga bakalan dapat gelar Alm. di depan nama kita (setelah kita mengikuti perkuliahan Allah SWT. selama di dunia).. (Sebujur Bangkai -by H. Rhoma Irama).  Kemudian setelah mati pun, coba renungkan kita ini akan ke mana? Dalam keadaan seperti apa..? Mau apa..? Kawan, coba renungkan kemana dan bagaimana keadaan kita setelah kita meninggalkan dunia ini.

Kekhawatiran yg muncul misalnya. “ehh, kalo saya taubat lalu saya melakukan dosa lagi, berarti saya munafiq donk, berarti saya mempermainkan Tuhan donk..?berarti saya tobat sambel donk..?”

Kawan, ada 2 hal dalam bertaubat:

1. Menyesal atas perbuatan dosa yang kita lakukan.
2. Komitmen untuk tidak akan mengulangi dosa tersebut.

(Bila menyangkut hak bani adam, maka ada 1 hal lg yaitu ridho dan keikhlasan dari orang yg menjadi korban dosa kita).

Kawan, yang Allah SWT. perintahkan kepada kita adalah bertaubat, perkara nanti kita terjebak dalam dosa lagi, hal itu kita mintakan penjagaanNya. Ketika kita ragu untuk bertaubat dari sebuah dosa karena khawatir mengulangi dosa yang sama, sebenarnya itulah salah satu JEBAKAN BESAR syaitan! Itulah siasat supaya kita menunda-nunda untuk bertaubat!

Tidak ada satupun ibadah kita yg bisa menambah kesucian Allah SWT. Tidak pula ada maksiat kita yg bisa mengurangi kesucian Allah SWT. Bahkan bila seluruh dosa manusia dikumpulkan seluruhnya tetap tidak akan mampu melebihi ke-Maha-Besar-an Allah, Kasih Sayang dan RahmatNya. Artinya, Allah SWT Maha Luas Kasih SayangNya. Allah Maha Lembut namun Keras siksaNya. Dia senantiasa menerima hamba2nya yg ingin kembali ke jalanNya.

Jangan putus asa dalam mengharap ampunanNya, sebesar apapun dosa kita.  Sebesar apapun dosa kita. Sebesar apapun dosa kita. Sebesar apapun dosa kita. Tetaplah optimis akan pengampunan Allah SWT dan teruslah berjuang untuk benar-benar meninggalkan dosa-dosa.

Kawan, segera ikuti dengan taubat bila kita terlanjur melakukan dosa.
Taubat, taubat, taubat. Mudah2an dengan perbuatan kita yang “mengikuti kejahatan dengan kebaikan” ini kemudian Allah memperkenankan kita untuk benar-benar lepas dari dosa tersebut…amiiiiiiiiiiiiiinnn…

Maksiat Ngga Bosen, Masa’ Taubat Bosen..?

Allhohumma Sholli ‘Alaa Sayyidinaa Muhammad…

9 thoughts on “Maksiat Ngga Bosen, Masa’ Taubat Bosen..?

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s