masih ada aku di sampingmu yang akan memikul bebanmu itu

dinihari kala itu..

kuangkat panggilan darimu..
kujawab salammu..
kudengar suaramu..
kudengar curahan hatimu..
kudengar isak tangismu..
kurasakan semuanya..

duh Gusti, aku berusaha sebisaku
“tenang, jangan pernah merasa sendiri..”, lirihku padanya
“masih ada aku di sampingmu yang akan memikul bebanmu itu..”, tegasku padanya

duh Gusti, aku malu harus berkata apa
sementara sapu ini masih teramat kotor untuk menyapu

duh Gusti, muga-muga bisa nyata sumpah janji kang diucap..

duh Gusti, muga-muga paringana pitedah lan taubah…

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s