“madzhab” akherat memandang tentang kesuksesan

Alhabib jindan bin novel bin jindan dalam satu ceramahnya pernah bercerita bahwasanya dahulu di zaman Rasulullah SAW ada sahabat bergelar Dzul bijadain. Dia ini aslinya, awalnya, adalah seorang kaya raya, terpandang, banyak pengikutnya, dan banyak hal yang ia miliki serta pencapaian-pencapaian dari hal-hal dunia.

hb. jindan bin novel bin jindan

hb. jindan bin novel bin jindan

Sampai saat datang berita padanya tentang diutusnya Rasulullah SAW dan hijrahnya RasulullahSAW , maka ia berniat berjalan menuju Madinah, hendak berjumpa dengan yang ia cintai dan menyatakan cinta dan kesetiaannya, “asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah”.. Namun saat di perjalanan menuju Madinah itu ia dihadang sekelompok orang begal/perampok. Dzulbijadain memohon agar dirinya dibiarkan berlalu dan tidak dihalangi sambil berkata “ambillah semua apa yang aku miliki, dari rumahku, kebunku, dan seluruh hartaku yang kutinggalkan namun biarkan aku melanjutkan perjalananku menjumpai kekasihku”.. para penghadang menjawab “tidak. kecuali bila kau serahkan pula apa yang menjadi bekal perjalananmu yang kau bawa itu”…

Dzul bijadain akhirnya menyerahkan seluruh perbekalan dan melanjutkan perjalanannya hanya dengan 2 potong pakaiannya.. (Dzulbijadain = “si pemilik 2 potong pakaian”)

Singkat cerita, setelah bertemu Rasulullah SAW dan menyatakan keIslamannya, hari-hari dzulbijadain dihabiskan dengan beribadah kepada Allah Ta’ala, sampai-sampai ada sahabat yang melaporkan kepada Rasulullah SAW atas kekhusu’an dzul bijadain bila tengah beribadah hingga sungguh-sungguh membuang dunia dari pandangannya, sungguh-sungguh tidak menginginkan sedikitpun bagian dari dunia, sungguh-sungguh meninggalkan dunia, tampak dengan apa yang ia miliki, ya hanya 2 potong pakaian yang ia bawa itu. Namun apa jawaban Rasulullah SAW atas laporan sahabat tadi..? “innahu awwaah” -> “sesungguhnya dia (dzul bijadain) adalah orang yang kembali kepada Allah”.

Hari-hari berlalu dan tibalah waktunya kewafatan Dzulbijadain. Di saat pemakaman Dzulbijadain, Rasulullah-lah yang masuk ke liang lahatnya, menerima jenazah Dzulbijadain, dan membaringkannya,

setelah itu Rasulullah SAW menengadahkan tangan dan bermohon kepada Allah Ta’ala :”ya Allah ridhoilah dia karena sesungguhnya aku telah ridho kepadanya”..

maka para sahabat yang hadir sama bergumam “wahai andai aku yang berada di dalam kubur ini, wahai andai aku yang dikuburkan saat ini, betapa beruntungnya, betapa bahagianya, diridhoi oleh Rasulullah dan itu sama artinya bentuk ridhonya Allah Ta’ala..”

Lihatlah, Dzulbijadain, ia tinggalkan seluruh apa yang ada dalam genggamannya, hartanya, rumahnya, kebunnya, kedudukannya dalam masyarakat, pengikutnya, namun di akhir hidupnya dimuliakan dengan begitu luar biasa hingga tangan suci Rasulullah SAW sendiri yang memasukkan jenazahnya ke liang lahat, tangan Rasulullah SAW sendiri yang menengadahkan doa dan meridhoinya.

Pertanyaannya apakah Dzulbijadain termasuk orang yang sukses atau gagal? Lanjut alhabib Jindan, inilah yang tergambar dalam kalimat “yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah, irji’ii ilaa robbiki roodhiyatam mardhiyyah..” (wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan penuh ridho dan di-rihoi).

Dengan merujuk pada kalimat mulia tersebut, maka Dzulbijadain benar-benar telah meraih keberuntungan dan kesuksesan yang luar biasa. Karena kesuksesan bukan dengan banyaknya harta, bukan dengan banyaknya pengikut, bukan dengan tingginya kedudukan di mata manusia, bukan dengan banyaknya pencapaian-pencapaian sementara namun dengan menggapai keridhoan Allah Ta’ala itulah sukses yang sebenarnya.

Monggo Ngomong/ Silakan Komentar/ Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s